Ekonom Citi: Tambahan SAL Rp76 Triliun Perkuat Likuiditas dan Dorong Penyaluran Kredit

By SWZ Digital 19 Nov 2025, 19:06:38 WITA Ekonomi
Ekonom Citi: Tambahan SAL Rp76 Triliun Perkuat Likuiditas dan Dorong Penyaluran Kredit

Jakarta — Penempatan tambahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp76 triliun ke perbankan diprediksi akan memperluas ruang likuiditas dan penyaluran kredit industri perbankan pada 2026.


Chief Economist Citi Indonesia, Helmi Arman, menyebut kebijakan tersebut mempertebal bantalan likuiditas perbankan, bahkan menjadi salah satu yang terbesar pasca-pandemi Covid-19.

Baca Lainnya :


“Tahun ini penciptaan likuiditas perbankan cukup besar, mungkin yang paling besar setelah Covid-19. Likuiditas kita bisa mencapai Rp400 triliun di akhir tahun,” ujar Helmi, Rabu (19/11/2025).


Likuiditas Menguat, Kapasitas Kredit Meningkat


Menurut Helmi, tambahan dana SAL akan menjadi dorongan lanjutan yang membuat rasio likuiditas bank semakin baik. Kondisi ini memberi bank ruang lebih besar untuk memperluas kredit pada tahun depan.


“Dengan penambahan likuiditas ini, rasio-rasio likuiditas membaik sehingga meningkatkan kapasitas untuk penyaluran kredit,” terangnya.


Tidak Akan Terkonsentrasi di Himbara


Terkait kekhawatiran bahwa dana SAL akan terpusat di bank-bank Himbara, Helmi menilai pergerakan dana tersebut akan tetap menyebar ke seluruh sistem perbankan.


“Ketika kredit yang diberikan dipakai atau dibelanjakan, dana itu akan menyebar ke sistem. Tidak hanya terpusat pada bank tertentu,” jelasnya.


Pemerintah Tambah Dana SAL Rp76 Triliun


Pemerintah sebelumnya menambah penempatan dana SAL sebesar Rp76 triliun per 10 November 2025, yang dialokasikan kepada:


Bank Mandiri — Rp25 triliun


BRI — Rp25 triliun


BNI — Rp25 triliun


Bank Jakarta — Rp1 triliun



Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa penempatan dana ini bertujuan mendorong pertumbuhan kredit. Data Bank Indonesia menunjukkan pertumbuhan kredit pada September 2025 mencapai 7,2 persen (yoy), meningkat dari 7,0 persen (yoy) pada Agustus 2025.


Dukung Pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih


Selain memperkuat perbankan, Purbaya menyatakan bahwa dana SAL juga dapat digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Melalui skema tersebut, pelaku KDMP dapat mengakses pinjaman dengan bunga hanya 2 persen.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Program Pemagangan

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.