Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi
Tahap I pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2026 berjalan lambat. Data Kemenhaj menunjukkan mayoritas jemaah melunasi melalui BSI, di tengah semakin meningkatnya minat pembukaan tabungan haji.

By SWZ Digital 29 Nov 2025, 11:39:29 WITA Nasional
Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi

Jakarta – Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahap I untuk keberangkatan 2026/1447 H menunjukkan perkembangan awal yang masih rendah. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), hingga 28 November 2025 jumlah jemaah yang telah melunasi baru mencapai 1.916 orang, atau sekitar 0,95 persen dari total 200.585 jemaah yang berhak melunasi.

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Hasan Afandi, menjelaskan bahwa tren pelunasan tahun ini berjalan lebih lambat dibandingkan periode-periode sebelumnya. Ia menuturkan bahwa sebelum sistem SISKOHAT diberlakukan, pelunasan biasanya langsung melonjak tinggi pada hari pertama.

“Dulu sebelum ada SISKOHAT, pelunasan hari pertama itu bisa mencapai 30.000–40.000 jemaah. Sekarang harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu sehingga pekan pertama biasanya bergerak lambat,” ujar Hasan, Jumat, 28 November 2025.

Baca Lainnya :

BSI Dominasi Pelunasan Haji 2026

Dari total pelunasan yang sudah masuk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tercatat sebagai bank dengan kontribusi tertinggi. Berdasarkan data portal haji.go.id per 28 November 2025, sebanyak 1.216 jemaah melakukan pelunasan melalui BSI. Di posisi berikutnya, Bank Muamalat mencatat 109 jemaah.

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menegaskan bahwa layanan haji menjadi salah satu prioritas utama bank tersebut.

“Haji ini urusan wajib bagi umat muslim. Karena amanahnya ada di bank syariah, termasuk BSI, kami perlakukan produk haji sebagai prioritas utama,” ungkap Anton.

Ia juga menyebutkan bahwa minat masyarakat membuka tabungan haji terus meningkat, terutama setelah pemerintah menurunkan biaya haji tahun ini.

BSI menargetkan 1,2 juta rekening tabungan haji baru pada 2025, sementara proyeksi 2026 diperkirakan meningkat signifikan, mencapai 1,5–2 juta rekening.

Kesimpulan Tiga Hari Pelaksanaan Pelunasan Haji oleh Kemenhaj

Merujuk pada ringkasan tiga hari pelaksanaan pelunasan yang dikeluarkan Kemenhaj, terdapat beberapa catatan penting terkait dinamika awal proses Bipih 2026:

  1. Pergerakan pelunasan berjalan sangat bertahap, dipengaruhi proses verifikasi melalui SISKOHAT yang membuat jemaah tidak bisa langsung membayar seperti tahun-tahun sebelumnya.

  2. Kesiapan bank penerima setoran dinilai baik, terutama bank-bank syariah yang meningkatkan kapasitas layanan mereka selama periode pelunasan.

  3. Permintaan layanan haji terus naik, terlihat dari meningkatnya pembukaan tabungan haji di berbagai bank syariah, terutama BSI.

  4. Pelunasan diproyeksikan melonjak pada pekan kedua, sejalan dengan pola tahunan dan percepatan verifikasi jemaah.

  5. Kemenhaj memastikan ketersediaan layanan, pemeriksaan, dan pendampingan bagi seluruh jemaah agar proses pelunasan berjalan lancar hingga akhir periode.

Dengan tren historis dan kesiapan bank, pelunasan Bipih 2026 diperkirakan meningkat signifikan pada minggu selanjutnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Program Pemagangan

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.