- Ibrahim Ali Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha 2025 atas Komitmen Pendidikan di Tana Tidung
- OJK Ingatkan Anak Muda Bijak Menggunakan Produk Keuangan Digital dan Kripto
- PLN Kerahkan 500 Petugas Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor
- Produksi Beras Nunukan 2025 Diproyeksikan Turun 12 Persen, Puncak Panen Bergeser
- Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi
- APBD Bulungan 2026 Turun 13,33 Persen, Pemkab Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
- Dampak Awal Bencana terhadap Ekonomi di Sumatera
- Perekonomian Kalimantan Utara tahun 2025 menunjukkan tren positif
- DPRD Kaltara Desak Perbaikan Lampu Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan
- Pengajuan Surat Izin Praktek Perawat Mendominasi di Tarakan
Produksi Beras Nunukan 2025 Diproyeksikan Turun 12 Persen, Puncak Panen Bergeser
BPS Nunukan mencatat pergeseran musim panen dan penurunan luas lahan yang berdampak pada menurunnya produksi beras hingga 12 persen pada 2025.

NUNUKAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan mengumumkan adanya perubahan pola panen padi sepanjang 2025. Dalam publikasi Luas Panen dan Produksi Padi di Kabupaten Nunukan Tahun 2025 (Angka Sementara), Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menyebut bahwa puncak panen tahun ini bergeser dari Januari ke April.
“Berdasarkan hasil Survei KSA, puncak panen pada 2025 terjadi di bulan April dengan luas panen 960 hektare, sedangkan pada Januari 2024 mencapai 1.544 hektare,” jelas Iskandar. Artinya, puncak panen tahun ini turun sekitar 584 hektare atau 37,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Total panen Januari–September 2025 tercatat 2.514 hektare, turun 51 hektare (1,99 persen) dibandingkan periode yang sama pada 2024. Sementara potensi panen Oktober–Desember diperkirakan mencapai 453 hektare, sehingga total luas panen sementara 2025 berpotensi menjadi 2.967 hektare—turun 380 hektare (11,35 persen) dari 2024.
Baca Lainnya :
- Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi0
- APBD Bulungan 2026 Turun 13,33 Persen, Pemkab Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan0
- Dampak Awal Bencana terhadap Ekonomi di Sumatera0
- Perekonomian Kalimantan Utara tahun 2025 menunjukkan tren positif0
- Pengajuan Surat Izin Praktek Perawat Mendominasi di Tarakan0
Produksi Beras Diproyeksikan Turun 12,14 Persen
Penurunan luas panen berdampak langsung pada produksi padi dan konversi beras. Sepanjang Januari–September 2025, produksi setara beras diperkirakan mencapai 5.338 ton, turun 72 ton (1,33 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Potensi produksi Oktober–Desember sebesar 992 ton, sehingga total produksi beras sepanjang 2025 diperkirakan mencapai 6.330 ton. Angka ini lebih rendah 875 ton (12,14 persen) dibandingkan total produksi 2024 yang mencapai 7.205 ton.
Produksi tertinggi diperkirakan terjadi pada April sebesar 1.947 ton, sedangkan produksi terendah diproyeksikan pada November hanya 123 ton. Iskandar menilai perubahan ini erat kaitannya dengan pergeseran musim panen serta faktor teknis di tingkat petani.











