PLN Kerahkan 500 Petugas Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor

By SWZ Digital 30 Nov 2025, 11:21:12 WITA Nasional
PLN Kerahkan 500 Petugas Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor

Jakarta – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memastikan secara langsung upaya pemulihan kelistrikan pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh. Bersama Pemerintah Provinsi Aceh, Kodam Iskandar Muda, TNI AU, serta Polda Aceh, PLN melepas keberangkatan tim tanggap darurat beserta material perbaikan menuju titik-titik terdampak.

Dalam Apel Siaga Team Recovery Bencana Aceh di Landasan Udara Sultan Iskandar Muda, Sabtu (29/11), Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan bahwa dampak bencana kali ini sangat parah. Sebanyak 18 dari 23 kabupaten/kota di Aceh dilaporkan mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian wilayah masih terisolasi akibat terputusnya jaringan komunikasi dan padamnya listrik.

“Banyak korban, ada kampung yang hilang, dan beberapa wilayah masih belum diketahui kondisinya. Kami mengapresiasi bantuan dari PLN pusat dan PLN Aceh. Semoga dalam waktu dekat aliran listrik bisa kembali menyala,” ungkap Muzakir.

Baca Lainnya :

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas gerak cepat PLN dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menunjukkan komitmen bersama dalam membantu masyarakat Aceh bangkit dari musibah.

Sementara itu, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa bencana menyebabkan sedikitnya 12 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV roboh, yang berdampak besar pada suplai listrik di berbagai wilayah.

“Sejak hari pertama terjadi bencana, PLN telah menetapkan status siaga penuh. Hari ini kami melepas tim tanggap darurat dan memastikan kesiapan personel serta material untuk membangun tower transmisi darurat,” ujar Darmawan.

Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan sekitar 500 petugas gabungan dari berbagai unit di seluruh Indonesia. Material set tower dikirim dari Pulau Jawa menggunakan pesawat Hercules TNI serta didistribusikan melalui jalur darat dan udara, termasuk menggunakan helikopter ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Tak hanya fokus pada perbaikan jaringan utama, PLN juga menyiagakan genset di titik-titik vital seperti rumah sakit, puskesmas, bandara, rumah ibadah, dan kantor pemerintahan. Selain itu, lampu darurat didistribusikan ke lokasi pengungsian agar aktivitas warga tetap dapat berlangsung pada malam hari.

PLN juga membentuk sistem island operation di Nagan Raya dengan beban 100 MW serta di Arun dengan beban 16 MW, agar sebagian wilayah Aceh—khususnya fasilitas pelayanan publik—tetap mendapatkan pasokan listrik.

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, PLN turut menyalurkan bantuan berupa paket sembako yang secara simbolis diserahkan kepada Gubernur Aceh. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.

“Kami akan mengerahkan seluruh sumber daya dan bekerja 24 jam nonstop demi mempercepat pemulihan. Misi ini bukan hanya soal listrik, tetapi soal kemanusiaan,” tegas Darmawan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Program Pemagangan

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.