- Ibrahim Ali Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha 2025 atas Komitmen Pendidikan di Tana Tidung
- OJK Ingatkan Anak Muda Bijak Menggunakan Produk Keuangan Digital dan Kripto
- PLN Kerahkan 500 Petugas Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor
- Produksi Beras Nunukan 2025 Diproyeksikan Turun 12 Persen, Puncak Panen Bergeser
- Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi
- APBD Bulungan 2026 Turun 13,33 Persen, Pemkab Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
- Dampak Awal Bencana terhadap Ekonomi di Sumatera
- Perekonomian Kalimantan Utara tahun 2025 menunjukkan tren positif
- DPRD Kaltara Desak Perbaikan Lampu Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan
- Pengajuan Surat Izin Praktek Perawat Mendominasi di Tarakan
Pertamina Tambah SPBU Satu Harga di Perbatasan Krayan Nunukan
Tambahan 1 Unit SPBU, Total Fasilitas BBM Satu Harga di Kaltara Capai 34

Keterangan Gambar : Tampak ekskavator melakukan pemerataan di lahan untuk SPBU baru di Krayan
Nunukan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan kembali menghadirkan layanan energi berkeadilan melalui pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Kaltimra V Fuel, Muhammad Naufal Atiyah, menjelaskan bahwa pembangunan SPBU di Desa Long Mutan ditargetkan selesai pada November 2025 sehingga sudah dapat beroperasi pada Desember tahun ini.
“Pembangunannya menggunakan dua metode, yaitu bangunan percepatan dan bangunan reguler dengan standar format Pertamina. Target kami, November sudah rampung sehingga bisa segera melayani masyarakat,” kata Naufal, Selasa (16/9/2025).
Baca Lainnya :
- Terima Dana Segar Rp55 Triliun, BRI Fokus Perkuat Kredit UMKM0
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun Ini0
- OJK Terbitkan Aturan Permudah Akses Pembiayaan UMKM, BCA Siap Jalankan Dukungan0
- Pemkab Tana Tidung Percepat Pembangunan Jalan Akses ke Kawasan Pemerintahan0
- Target Pajak Kendaraan di Tarakan 2024 Meleset Rp3 Miliar0
Ia menambahkan, seluruh kelengkapan administrasi telah diselesaikan, sementara penyediaan material kini tengah berproses. Setelah itu akan dilakukan tahap uji coba operasional sebelum resmi digunakan.
Dengan penambahan tersebut, jumlah SPBU Satu Harga di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) akan meningkat menjadi 34 unit. Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah bersama Pertamina dalam pemerataan energi hingga ke wilayah perbatasan.
“Selama ini masyarakat di Krayan kerap membeli BBM dengan harga tinggi karena distribusi sulit. Kehadiran SPBU Satu Harga diharapkan bisa menekan biaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
(*)
Penulis : Budiman











