- Ibrahim Ali Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha 2025 atas Komitmen Pendidikan di Tana Tidung
- OJK Ingatkan Anak Muda Bijak Menggunakan Produk Keuangan Digital dan Kripto
- PLN Kerahkan 500 Petugas Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor
- Produksi Beras Nunukan 2025 Diproyeksikan Turun 12 Persen, Puncak Panen Bergeser
- Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi
- APBD Bulungan 2026 Turun 13,33 Persen, Pemkab Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
- Dampak Awal Bencana terhadap Ekonomi di Sumatera
- Perekonomian Kalimantan Utara tahun 2025 menunjukkan tren positif
- DPRD Kaltara Desak Perbaikan Lampu Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan
- Pengajuan Surat Izin Praktek Perawat Mendominasi di Tarakan
Tim Percepatan DOB Kota Tanjung Selor Temui Bupati Bulungan, Bahas Arah Baru Usulan Pemekaran
Upaya pemekaran Kota Tanjung Selor sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) kembali mendapatkan angin segar.

Keterangan Gambar : team percepatan DOB bersama bupati bulungan
Upaya pemekaran Kota Tanjung Selor sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) kembali mendapatkan angin segar. Bupati Bulungan, Syarwani, menerima langsung kunjungan Tim Percepatan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Tanjung Selor di ruang rapat Kantor Bupati, Rabu (26/11/2025). Pertemuan berlangsung kondusif dan dihadiri perwakilan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Camat Tanjung Selor, serta unsur tim CDOB.
Ketua Tim CDOB, Albertus Stefanus Marianus Baya, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah memberi respons positif terhadap kelanjutan usulan pemekaran.
“Beliau mempertegas bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan tetap sama. Sangat mendukung terbentuknya DOB Kota Tanjung Selor,” ujar Albert.
Baca Lainnya :
- Pelatihan Digital Marketing UMKM Gen Z & Milenial Nunukan | DKUKMPP Kaltara 20250
- Ingkong Ala Tekankan Keseriusan Tim CDOB Kaltara untuk Percepatan Pemekaran Wilayah0
- DPRD Nunukan Perketat Usulan Program OPD 2026, Prioritaskan Dampak Nyata ke Masyarakat0
- Komaruddin Tekankan Iklim Investasi, Keamanan, dan Infrastruktur0
- Pelatihan Ahli K3 Umum Kaltara 2025, Kuota Tarakan Penuh: Disnakertrans Fokus Tingkatkan SDM Lokal0
Dukungan Pemkab Bulungan Menguat Sejak 2016
Albert menegaskan bahwa dukungan terhadap pemekaran Tanjung Selor bukanlah hal baru. Pemkab Bulungan telah menyatakan sikap sejak 2016 melalui sejumlah dokumen resmi, termasuk persetujuan kepala daerah dan DPRD pada masa almarhum Bupati Sudjati. Saat itu, Syarwani yang kini menjadi Bupati, menjabat sebagai Ketua DPRD Bulungan.
Empat dokumen kunci tercatat dalam Surat Nomor 671, 672, 673, dan 674 Tahun 2016, memuat dukungan dari Pemkab, DPRD, LPM, hingga BPD desa se-Bulungan.
“Dukungan itu tidak pernah berubah sampai hari ini,” tegas Albert.
Sekretariat Bersama Dipusatkan di Kantor Camat Tanjung Selor
Dalam pertemuan tersebut, Tim CDOB diarahkan memperkuat komunikasi dengan pihak kecamatan sebagai langkah strategis. Pemerintah Kabupaten Bulungan menempatkan Kantor Camat Tanjung Selor sebagai sekretariat bersama pengurusan administrasi DOB.
Sekretariat ini akan berperan dalam mengoordinasikan tahapan usulan pemekaran, termasuk penyusunan kajian, pemenuhan persyaratan administratif, dan sinkronisasi dengan regulasi nasional.
Albert menambahkan, beberapa tahapan teknis masih perlu diselesaikan, terutama rencana pemekaran kelurahan dan desa yang menjadi bagian integral dari syarat pemekaran.
Harapan Diskresi Berdasarkan UU 20/2012
Tim CDOB mengingatkan bahwa UU Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara memberi ruang khusus bagi Tanjung Selor sebagai ibu kota provinsi.
“Tanjung Selor sudah disebut jelas dalam poin ketujuh sebagai ibu kota Kaltara. Kami berharap ada diskresi atau perlakuan khusus untuk percepatan pemekaran,” ujar Albert.
Secara posisi dan fungsi, Tanjung Selor dinilai sudah memenuhi unsur strategis sebagai kota administratif yang layak menjadi DOB.
Semangat Pemekaran Sejalan dengan Pemerintah Daerah
Baik Tim CDOB maupun Pemkab Bulungan memiliki komitmen selaras dalam memperjuangkan pembentukan Kota Tanjung Selor sebagai daerah otonomi baru.
“Political will pemerintah daerah sejalan dengan semangat kami. Visi yang kami bawa sama: memperjuangkan pemekaran Kota Tanjung Selor,” tutup Albert.
Dengan konsistensi dukungan pemerintah daerah dan dorongan masyarakat, proses pemekaran Tanjung Selor diharapkan semakin mendekati realisasi di masa mendatang.











