- Ibrahim Ali Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha 2025 atas Komitmen Pendidikan di Tana Tidung
- OJK Ingatkan Anak Muda Bijak Menggunakan Produk Keuangan Digital dan Kripto
- PLN Kerahkan 500 Petugas Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor
- Produksi Beras Nunukan 2025 Diproyeksikan Turun 12 Persen, Puncak Panen Bergeser
- Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi
- APBD Bulungan 2026 Turun 13,33 Persen, Pemkab Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
- Dampak Awal Bencana terhadap Ekonomi di Sumatera
- Perekonomian Kalimantan Utara tahun 2025 menunjukkan tren positif
- DPRD Kaltara Desak Perbaikan Lampu Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan
- Pengajuan Surat Izin Praktek Perawat Mendominasi di Tarakan
Ekspor Kaltara Capai 2,53 Miliar Dolar AS, Didominasi Pasar Asia

TANJUNG SELOR – Negara-negara di kawasan Asia seperti Tiongkok, Filipina, dan India tercatat menjadi tujuan utama ekspor Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sepanjang tahun 2024. Ketiga negara tersebut menyerap sebagian besar hasil perdagangan luar negeri dari provinsi termuda di Pulau Kalimantan itu.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara, Mas’ud Rifai, mengungkapkan bahwa kegiatan ekspor masih menjadi penopang utama perekonomian daerah.
“Kontribusi ekspor terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara mencapai 48,81 persen. Ini menunjukkan bahwa ekspor masih menjadi penggerak utama ekonomi di provinsi ini,” jelasnya dalam publikasi resmi BPS Kaltara, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Pusat Kebudayaan Nusantara Akan Dibangun di IKN, Berdiri di Atas Lahan 33,38 Hektar0
- Karya Kreatif Benuanta 2025 Bukukan Transaksi Rp3,49 Miliar, Perkuat Ekosistem UMKM Digital KALTARA0
- BI Kaltara Resmi Buka Karya Kreatif Benuanta 20250
- AHY Dorong Kolaborasi BI dan OJK untuk Perkuat Infrastruktur Ekonomi Digital Indonesia0
- Komitmen Investasi untuk IKN Capai Rp 225 Triliun, Bukti Kepercayaan Investor Terus Menguat0
Berdasarkan data BPS, nilai ekspor Kaltara sepanjang 2024 mencapai 2,53 miliar dolar AS dengan total volume 32,2 juta ton barang. Sektor nonmigas mendominasi hingga 99,36 persen, terutama dari komoditas bahan bakar mineral, tembakau, serta hasil laut.
Nilai ekspor tertinggi terjadi pada bulan Februari 2024, yang mencapai 364,56 juta dolar AS, sementara September menjadi bulan dengan volume ekspor terbesar, sekitar 5 juta ton barang.
Mas’ud menegaskan, capaian tersebut membuktikan bahwa Kaltara memiliki potensi besar dalam perdagangan lintas negara meski berada di wilayah perbatasan.
“Ekspor Kaltara menunjukkan bahwa daerah perbatasan pun bisa berkontribusi signifikan dalam perdagangan global,” ujarnya.
Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah serta letak geografis strategis di utara Kalimantan, Kaltara dipandang memiliki peluang besar untuk terus memperluas pasar ekspornya ke berbagai negara di Asia dan dunia.











