OJK–VARA Dubai Resmi Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Aset Digital Lintas Batas

By SWZ Digital 14 Nov 2025, 10:47:06 WITA Ekonomi
OJK–VARA Dubai Resmi Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Aset Digital Lintas Batas

JAKARTA —

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin memperkuat posisi Indonesia dalam pengawasan aset keuangan digital dengan menjalin kerja sama resmi bersama Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) Dubai. Kedua lembaga sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat kolaborasi pengaturan, koordinasi, hingga pengawasan lintas batas.

MoU ini menjadi langkah strategis mengingat Indonesia merupakan salah satu pasar ritel terbesar bagi aset digital, sementara Dubai dikenal sebagai pusat global bagi Virtual Asset Service Providers (VASPs), investor, dan talenta digital.

Kolaborasi ini mencakup pertukaran informasi, pengembangan kapasitas, diskusi kebijakan, hingga dukungan investigasi dan teknis dalam isu-isu aset digital. VARA sendiri merupakan regulator pertama di dunia yang memiliki yurisdiksi khusus dalam pengawasan aset virtual.

Baca Lainnya :


Pengawasan Lintas Yurisdiksi Semakin Penting

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa sifat aset digital yang “tanpa batas” membuat kerja sama antarnegara menjadi keharusan.

“Mengingat sifat aset digital yang bersifat global dan tanpa batas, kerja sama lintas yurisdiksi antarotoritas pengawas menjadi sangat penting,” ujar Hasan, Jumat (14/11/2025).

Ia menyebut, kolaborasi ini akan memperkuat interoperabilitas, meningkatkan efektivitas standar anti–money laundering dan counter–terrorism financing (AML/CFT), sekaligus memperkuat perlindungan konsumen di sektor yang tumbuh sangat cepat.


Dubai Tegaskan Posisi sebagai Pusat Global Aset Virtual

CEO VARA, Matthew White, menilai kerja sama ini sebagai langkah maju dalam membangun standar internasional pengawasan aset digital.

“Kolaborasi kami dengan OJK menegaskan peran Dubai sebagai pusat global industri aset virtual dengan menghubungkan pasar berkembang dan pasar maju melalui regulasi yang transparan, interoperabel, dan visioner,” ujarnya.

Dengan diformalkannya mekanisme kerja sama dalam pengawasan, penegakan, serta pertukaran data, kedua regulator diharapkan dapat memperkuat stabilitas ekosistem aset digital—baik di Indonesia maupun lintas kawasan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Program Pemagangan

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.