- Ibrahim Ali Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha 2025 atas Komitmen Pendidikan di Tana Tidung
- OJK Ingatkan Anak Muda Bijak Menggunakan Produk Keuangan Digital dan Kripto
- PLN Kerahkan 500 Petugas Pulihkan Listrik Aceh Pascabencana Banjir dan Longsor
- Produksi Beras Nunukan 2025 Diproyeksikan Turun 12 Persen, Puncak Panen Bergeser
- Pelunasan Haji 2026 Baru 0,95 Persen, BSI Catat Pelunasan Tertinggi
- APBD Bulungan 2026 Turun 13,33 Persen, Pemkab Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
- Dampak Awal Bencana terhadap Ekonomi di Sumatera
- Perekonomian Kalimantan Utara tahun 2025 menunjukkan tren positif
- DPRD Kaltara Desak Perbaikan Lampu Lalu Lintas untuk Cegah Kecelakaan
- Pengajuan Surat Izin Praktek Perawat Mendominasi di Tarakan
OJK–VARA Dubai Resmi Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Aset Digital Lintas Batas

JAKARTA —
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin memperkuat posisi Indonesia dalam pengawasan aset keuangan digital dengan menjalin kerja sama resmi bersama Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) Dubai. Kedua lembaga sepakat menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat kolaborasi pengaturan, koordinasi, hingga pengawasan lintas batas.
MoU ini menjadi langkah strategis mengingat Indonesia merupakan salah satu pasar ritel terbesar bagi aset digital, sementara Dubai dikenal sebagai pusat global bagi Virtual Asset Service Providers (VASPs), investor, dan talenta digital.
Kolaborasi ini mencakup pertukaran informasi, pengembangan kapasitas, diskusi kebijakan, hingga dukungan investigasi dan teknis dalam isu-isu aset digital. VARA sendiri merupakan regulator pertama di dunia yang memiliki yurisdiksi khusus dalam pengawasan aset virtual.
Baca Lainnya :
- Pendapatan Premi IFG Life Tembus Rp5,67 Triliun per Oktober 2025, Naik 8,19 Persen0
- DPRD Kaltara Tekankan Keterlibatan Masyarakat Lokal dalam Proyek dan Peluang Bekerja0
- Rupiah Melemah ke Rp16.726 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Federal Reserve dan Politik Amerika0
- IHSG Dibuka Menguat ke 8.406, Didukung 278 Saham Hijau dan Aksi Beli Asing0
- Proyek Industri Raksasa Kaltara Siap Produksi Akhir 2025, Gubernur Zainal Lakukan Peninjauan Langsun0
Pengawasan Lintas Yurisdiksi Semakin Penting
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa sifat aset digital yang “tanpa batas” membuat kerja sama antarnegara menjadi keharusan.
“Mengingat sifat aset digital yang bersifat global dan tanpa batas, kerja sama lintas yurisdiksi antarotoritas pengawas menjadi sangat penting,” ujar Hasan, Jumat (14/11/2025).
Ia menyebut, kolaborasi ini akan memperkuat interoperabilitas, meningkatkan efektivitas standar anti–money laundering dan counter–terrorism financing (AML/CFT), sekaligus memperkuat perlindungan konsumen di sektor yang tumbuh sangat cepat.
Dubai Tegaskan Posisi sebagai Pusat Global Aset Virtual
CEO VARA, Matthew White, menilai kerja sama ini sebagai langkah maju dalam membangun standar internasional pengawasan aset digital.
“Kolaborasi kami dengan OJK menegaskan peran Dubai sebagai pusat global industri aset virtual dengan menghubungkan pasar berkembang dan pasar maju melalui regulasi yang transparan, interoperabel, dan visioner,” ujarnya.
Dengan diformalkannya mekanisme kerja sama dalam pengawasan, penegakan, serta pertukaran data, kedua regulator diharapkan dapat memperkuat stabilitas ekosistem aset digital—baik di Indonesia maupun lintas kawasan.











